Kata Bijak Teman Sejawat

Kata Bijak Teman Sejawat


Kata Bijak Teman Sejawat

Nanti kita berkumpul bersama teman. Bercerita pengalaman lugu di Perguruan Tinggi, tapi tidak akan selugu kita di tanah rawa. Tertawa seakan-akan tidak ada masalah, bermain ala zaman baju merah putih, dan tersenyum meskipun dibilang konyol.

Masa itu sekarang menjadi memori, tidak sebuah, tapi jutaan memori. Ingat ketika kita hendak berpisah, ketika kita sama-sama mengangkat barang, mengosongkan kamar idaman anak asrama, dan ketika kita berpelukan seakan-akan pisah untuk selamanya.

Semuanya telah berlalu. Bukan, semua itu masih ada. Tak akan pernah ada kata berlalu untuk kita, yang ada hanya kata "kebersamaan". Cuma itu.   

Sekarang kita menyebar untuk kembali, untuk mengenang nostalgia yang pernah kita rajut dalam bingkai asa tanah rawa itu. Bukan cuma sekedar tanah biasa, melainkan tanah harapan yang telah merubah sosok yang tidak mengerti arti teman, menjadi sosok yang sangat mengenal apa artinya "persaudaraan".

Ingat!, bersama pasang niat, bersama mengerjakan, bersama tanggung resiko, nanti kita kaji lagi.

Ku tunggu kisah itu, teman.

(prinsip hidup teman sekamar).

Gambar. Foto Akabray. 11 April 2016

Untuk teman-temanku di seluruh penjuru negeri. Akabray.

#SMA Negeri 2 Harau (Boarding School)

#Vilus, Abdi, Praja, Gusman, Rafi, Hardian, Rengga, Khairi, Nando, Fadhil, Anas, Ravi, Andiko,  dan Sofian

#Akabray (Angkatan Putra Pertama SMA Negeri 2 Harau)

1 komentar: